Kaum Hawa Kudu Bangkit

Ikhwan wal akhwat fillah, kaifa khaluq??? Bi khoiri wal hamdulillah, setelah lama iffah vakum dari dunia pembaca sekalian, kini kami mencoba hadir dengan semangat baru untuk memberi info yang tajam kepada antum fillah!

Jangan salah euy kalo remaja puteri cuma bisa di andalkan dalam urusan sumur, dapur dan kasur doang. Nggak lha yauw. Remaja puteri juga bisa tampil dalam kegiatan masyarakat lainnya. Bahkan lebih keren lagi, remaja puteri juga bisa terlibat dalam upaya untuk kebangkitan islam dan kaum muslimin. Bener lho. Nggak percaya? Silahkan di coba!

Sayangnya, remaja puteri sekarang pada cuek bebek sih kalo disuruh merhatiin kondisi kehidupan. Diajak ngomongin pasar bebas, eh malah nyambungnya ke belanja di mall. Diminta menjelaskan ada apa dibalik invasi AS ke Irak Afganistan serta dalang rencana pembakaran Al Quran di Amrik, yang muncul malah berbusa-busa menerangkan tokoh idolanya dari Amrik; Justin Bieber, Rihanna, Lady Gaga, Ashley Tisdalle, Shakira, Eminem dan gerombolannya.

Memang sebagian besar remaja puteri adalah pelanggan setia berita-berita gossip para seleb yang dirangkum dalam infotaintment. Bahkan remaja puteri lah yang paling rajin mengoleksi beragam aksesoris yang berhubungan erat dengan para seleb penghias media massa dan elektronik.

Meski demikian, untungnya masih ada juga yang mau bersusah payah menyadarkan kaum Hawa ini untuk menjadi perempuan yang beriman dan berislam (sepertinya jauh lebih indah ya?). karena menjadi perempuan muslimah itu merupakan sebuah berkah yang tidak dialami oleh semua perempuan di dunia. Dan berkah ini akan menjadi lebih sempurna ketika sebagai muslimah, kita menyadari akan keistimewaan ini. Kenapa bisa begitu? Karena ternyata di luar sana, banyak banget mereka yang mengaku dirinya muslimah namun masih bingung dengan jati dirinya sendiri. Mereka akhirnya berusaha mencari jawaban kebingungan itu dengan mengambil jalan lain yang nggak ada benernya sama sekali.

Apa yang bisa kamu lakukan?

Kaum Hawa juga kudu trengginas dalam bergerak nih. Nggak boleh kalah sama anak cowoks. Ceweks-ceweks juga punya kesempatan yang sama dengan anak cowok dalam berjuang untuk menegakkan kemuliaan islam dan kaum muslimin. Memang sih, keterlibatan kamu dalam perjuangan tersebut kudu disesuaikan juga dengan kemampuan kamu. Nah, sekarang kita bicara potensi yang kamu miliki.

Kalo dituntut, secara umum remaja puteri itu memiliki beberapa potensi, diantarnya; waktu luang, faktor usia, dan tingkat keilmuan.  Khusus untuk usia, erat hubungannya dengan kondisi fisik dan kemampuan daya fikir. Maklumlah, anak muda kan masih greng untuk diajak sprint hehehehe…

Apa yang bisa dilakukan remaja puteri dalam kebangkitan islam dan kaum muslimin ini? Sama seperti remaja putra, mengubah kondisi masyarakat yang masih jahiliyah ini menjadi masyarakat yang islami. Dan yakinlah, bahwa cuma islam yang bisa membawa rahmat bagi seluruh umat manusia.

Fakta sejarah membuktikan, bagaimana Rasulullah SAW. Berhasil menegakkan sebuah peradaban yang khas yang penuh rahmat di atas landasan tauhid di Jazirah Arab yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia. Saking digdayanya islam, sampe-sampe, orientalis terkemuka, L.Stoddard  memberikan pujian dalam bukunya The New World of Islam. Katanya, “bangkitnya islam adalah satu peristiwa yang paling menakjubkan dalam sejarah manusia. Dalam tempo kurang dari seabad, dari gurun tandus dan suku bangsa terbelakang, islam telah tersebar hampir menggenangi separuh dunia. Menghancurkan kerajaan-kerajaan besar, memusnahkan beberapa agama besar yang telah dianut berbilang zaman dan abad.”

Tuh, orientalis aja bikin pujian sama islam, kenapa nggak ngeh tentang islam, bahkan sebagian di antara teman remaja malah mencoba meredupkan cahaya agama Allah dengan aktivitas yang bertentangan dengan syariat islam. Aduh, jangan sampai deh kita menjadi mesin penghancur islam.

Langkah praktisnya?

Emang sih, upaya untuk mewujudkan kebangkitan islam ini bukanlah tugas orang or golongan tertentu aja. Tapi semua orang yang merasa dirinya muslim punya tanggung jawab dakwah untuk kebangkitan islam ini, termasuk tentunya teman-teman remaja puteri. Sebab kewajiban melaksanakan ajaran agama adalah bagi orang-orang yang sudah mukallaf aliyas terbebani hukum. Siapa saja mereka? Orang yang baligh aliyas bukan anak-anak lagi dan yang berakal. O ya, remaja kan bukan anak-anak lagi, iya nggak? Jadi udah mukallaf dong…… hihihi……..

Teman, kita kudu memahami bahwa dakwah adalah beabn yang kud kita pikul bersama. Jangan pernah ada kata menyerah atau malas untuk melakukan aktivitas mulia ini. Malah aktivitas ini harus kita pahami sebagai wujud kasih sayang kita terhadap saudara yang lain.

Ada beberapa tahap yang bisa kita jadikan sebagai jalan untuk meniti kebangkitan yang hakiki. Dalam kitab An Nahdah (hlm.132-155), karya ustadz Hafidz Shalih, dijelaskan sbb:

Pertama, setiap muslim kudu menyadari tugasnya sebagai pengemban dakwah. Allah SWT.berfirman : “serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” [TQS An Nahl[16]: 125]

Kedua, setiap muslim harus memahami islam sebagai sebuah mabda, alias ideologi. Dengan begitu, kita bisa menjadikan islam sebagai pedoman hidup kita. Islam bukan hanya mengatuar urusan sholat, zakat, puasa aja, tapi sekaligus mengurusi masalah ekonomi, politik, pendidikan, hukum, peradilan, pemerintahan, dsb.

Ketiga, kita kudu berjuang menegakkan islam.

Keempat, melakukan kontak pemikiran dengan masyarakat, nggak Cuma diem doang. Sebarkan ide-ide islam kepada mereka. Kalo ternyata timbul pro dan kontra, itu wajar. Rasulullah SAW.saja pernah merasakannya. Tenang, kita di jalur yang benar.

Kelima, harus jelas dalam berjuang. Artinya, kita kudu fokus dan membatasi mana yang pokok, dan mana yang cabang. Allah SWT berfirman: ”katakanlah: “inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah dan aku  tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” [TQS Yusuf [12] :108]

Keenam, harus berani melakukan shiraul fikriy (pertarungan pemikiran) dengan berbagai ide sesat yang ada di masyarakat. Misalnya, sampaikan bahwa demokrasi itu sesat, nasionalisme itu tercela, sekularisme adalah bagian dari kekufuran dsb. Itu sebabnya, perjuangan Boedi Oetomo yang katanya sebagai tonggak kebangkitan, ternyata malah menuju kemunduran. Kenapa? Karena menyerukan nasionalisme. Nah, remaja puteri islam, harus berani melawan itu semua! Allahu Akbar!

Ketujuh, selalu meng-update perkembangan yang terjadi di masyarakat. Dan berikan solusinya dengan ajaran islam.

Kedelapan, kita hasus bisa menunjukkan kelemahan dan kepalsuan sistem kufur yang tengah mengatur kehidupan masyarakat kita saat ini. Supaya mereka juga ngeh, bahwa selama ini ternyata hidup dalam lingkungan yang tidak islami. Itu sebabnya kita juga mengajak kaum muslimin untuk berjuang melanjutkan kehidupan islam.

O ya, semua itu nggak mungkin dong, kalo dilakukan seorang diri, tapi mutlak berjamaah. Lha wong main bola aja nggak bisa sendirian kan, tapi perlu kesebelasan. Inilah yang disebut kekompakan dan kebersamaan. Remaja puteri, mau bangkit dan berjuang kan? Apalagi untuk kemuliaan islam dan kaum muslimin. Pahalanya besar lho…. Jadi, buruan sadar, pelajari islam, kaji islam lebih dalam, dan ayo bangkit!!!

Posted on 19 Maret 2011, in Islami, motivasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: