Pesan redaksi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi informasi, komunikasi dan transportasi global membawa perubahan besar. Banyak kemajuan dan kemudahan yang diperoleh manusia karenanya. Namun perubahan ini juga berdampak pada sendi-sendi etika dan merialitas kehidupan bangsa khususnya anak-anak remaja termasuk anak-anak sekolah.

Nilai-nilai moral menjadi longgar. Batas antara baik dan buruk, kalah dan haram semakin kabur. Upaya-upaya misal memperjelas batasan-batasan tersebut selala ditentang oleh sebagian dari mereka. Kecenderungan untuk tidak mengindahkan nilai-nilai moral membuka kehidupan yang serba boleh.

Oleh karena itu sebagai warga MAN Paron kita harus bisa mengantisipasi adanya ledakan informasi yang kini telah menambah seluruh areal di muka bumi. Kita harus bisa memadukan antara pentingnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini dengan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kita dituntut untuk membekali diri dan meningkatkan keimanan sehingga kita tidak mudah terbius oleh arus globalisasi.

Tidak menutup kemungkinan ke depan madrasah kita juga akan menggunakan fasilitas-fasilitas canggih termasuk internet yang bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja.

Oleh karena itu kita sebagai warga MAN Paron harus selalu siap menghadapi kemajuan-kemajuan tekhnologi ini, dengan selalu diri dengan pengetahuan – pengetahuan yang telah kita peroleh di madrasah ini dan tentunya dengan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

Dan guruh bertasbih memuji-Nya, demikian pula malaikat karena takut kepada-Nya, lalu Allah menimpakan halilintar  lalu menimpakannya kepada siapa yang dikehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah,dan Dia Maha Keras siksanya. (Ar-Ro’du :13)

Ayat ini turun ketika peristiwa penaklukan kota makkah[fathul makkah].Peristiwa ini terjadi pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 H.Allah memberikan kemenangan kepada kaum Muslimin hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya kaum Quraisyi menyerang bahkan mereka menyerah dan kemudian mereka memeluk Islam.

Dalam surat Ar-Ro’du ayat 13 juga dijelaskan bahwa sebenarnya alam itu bergerak seirama dengan gerakan perilaku manusia.Oleh karena sekarang ini perilaku manusia sudah hilang akhlaknya maka alampun juga akan bersikap seperti itu kepada manusia.Sehingga bisa saja azab Allah itu juga muncul bersamaan dengan hal itu.Menurut tafsir Ibnu Abbas dapat disimpulkan bahwa azab yang datang itu ada 4 macam yaitu;

1.Alam akan diam[tidak bersahabat]lalu akan bergerak secara liar.

Hal itu sudah kita temui,terutama diera modern ini.Banyak sekali perilaku manusia yang keluar dari syariat Islam,hingga seakan akan alam itu marah dan enggan bersahabat dengan kita misalnya bencana yang terjadi disekitar kita seperti gunung meletus,tanah longsor,gempa bumi dan bencana tsunami.Itu adalah bukti bahwa alampun akan bergerak secara liar serta kita manusia tidak akan bisa mengendalikannya.Hingga hanya Allah lah Yang Maha Perkasa mengendalikannya.Allah turunkan pemimpin yang tidak adil.

Imi adalah salah satu perwujudan azab Allah.DiNegara-Negara banyak pemimpin-pemimpin yang tidak adil.Mereka hanya mementingkan kehidupan pribadi mereka dan sedikit mementingkan rakyatnya.Para elit akan berpecah belah dengan alasan tidak jelas.Allah jadikan masyarakat menjadi miskin sehingga mereka berubah menjadi rampok,mencuri, dan membunuh.Kemudian digolongan pemimpin mereka menjadi pembakar harta rakyat.Sekarang ini pun muncul hakim yang tidak adil.Pandidik yang mendidik dengan  setengah hati serta orang tua yang mendidik anaknya dengan tidak jelas,sehingga hilanglah budi pekerti anak tersebut.Sehingga akhirnya anak-anak itu hidup dalam kegelapan tanpa nur Iman dihatinya.

Selain menimpakan azab Allah pun juga menurunkan musibah .Dan musibah itu ada 4 macam ;

1.Rahmat  ialah musibah yang diberikan Allah bagi hamba-hambaNya yang beriman hal ini tercantum dalam Q.S Al-Baqoroh ayat 155-157.

2.Sedangkan untuk manusia yang gemar berperilaku maksiat,Allah menimpakan musibah kepada mereka sebagai teguran sehingga mereka bisa      kembali dijalan Allah.[QS At-Taubah ayat 106]

3.Allah juga menurunkan musibah kepada manusia yang tidak beriman.Musibah ini merupakan azab sebelum azab yang sebenarnya.Hal ini dapat dilihat dalam firman Allah surat Bani Isroil ayat 17 dan QS Hud ayat 15-16.

4.Musibah Allah juga akan ditimpakan pada manusia yang munafik, musibah ini merupakan gambaran masa depannya yaitu neraka.

Setelah mengetahui azab dan musibah yang akan ditimpakan Allah hendaknya kita dapat mengambil ibrah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: